SOP DAGING MENURUT sebuah sumber yang tidak bisa dipercaya, kenikmatan sebuah kuah baik bakso, soto atau sop berasal dari bumbu atau ...

SOP DAGING


SOP DAGING
MENURUT sebuah sumber yang tidak bisa dipercaya, kenikmatan sebuah kuah baik bakso, soto atau sop berasal dari bumbu atau rempah yang tidak diulek atau dihaluskan. Ia dimasak "utuh" atau "bulat" atau dimasak begitu saja tanpa ada proses ulek-ulekan atau blender-blenderan.

Seorang tukang bakso yang profesional bahkan akan memasukkan bumbu-bumbu tadi ke dalam sebuah kantong yang terbuat dari kain. "Kain itulah mungkin yang dianggap sebuah celana dalam." Ujar sumber tersebut menanggapi berita "Ada celana dalam di kuah bakso" yang sempat viral beberapa minggu yang lalu.

Tulisannya sangat menyakinkan. Serius sekali dia membuat tulisan yang seakan membela si pemilik "celana dalam" dalam kuah bakso tersebut. Hal itulah yang kemudian membuat saya nekat membuat sop daging dibawah ini.

Ternyata benar dugaan saya, sop ini tidak enak. Rasa bawang putih, bawang merah, serai, jahe dan cabenya begitu terasa. Begitu kuat merasuk ke pori-pori daging yang saya masak. Dagingnya empuk. Gurihnya kuah sop begitu membuncah. Rasa daun salam dan daun bawang yang khas turut serta melengkapi ketidak-nikmatan dan ketidak-gurihan kuah sop ini. Saking tidak enaknya, saya sampai secara reflek meneriakkan "Duuuhh gusstiiii......." menirukan Nces Nabati dalam acara Kulineran di sebuah tipi itu.

Ini tidak enak. Yakinlah. Saya hanya mampu menghabiskan tiga piring-penuh-nasi-hangat- hangat. Jangan dicoba di rumah. Terima kasih.

0 komentar: